Google adalah Rajanya Big Data

Bila kalian menanya, siapakah raja big data? tanggapan terbaik boleh jadi ialah google. Bukan tanpa sebab, karna mesin yang satu ini semenjak awal-awal peluncurannya telah ada teknologi khas yang mana dalam sistemnya memanfaatkan data-data dalam jumlah yang besar. sebutan big data sudah lama diperbincangkan, justru telah semenjak tahun 2010. kala itu perbicangan tentang data pengguna, data pemasaran, bisnis kartu utang mengkredit, serta tengah banyak lagi yang yang ada lantas menggema. Salah satu ilustrasi data yang sanggup digolongkan selaku big data yakni data perihal kartu utang mengkredit.

Big data ada 3 tersendiri yakni daya tampung (daya tampung), perbedaan (variety), serta ketangkasan (velocity). Jadi data yang terlihat berjumlah (bervolume) amat besar, ikatan dari bermacam kelas data, dan juga dibuat dengan ketangkasan , seperti itu sedikit khayalan perihal teknologi big data.

 

Lalu, Apa Hubungannya Google dan Big Data?

Sebagaimana yang diketahui, dahulunya google merupakan sebuah proyek penelitian pada tahun 1996 yang dilakukan oleh dua orang mahasiswa yakni Larry Page dan Sergey Brin.

Berkat kecerdasan mereka, kini google telah menjadi teknologi yang paling diandalkan untuk mencari beragam informasi.

Mulai dari anak sekolah, mahasiswa, hingga orang dewasa sudah bekerja pun semua membutuhkan google.

Tanya apapun di google, pasti Anda akan mudah menemukan jawabannya.

Mau belanja pun kini juga bisa dilakukan dari mesin pencari (search engine).

Harus kita akui, google telah menjadi teknologi raksasa.

Manfaatnya bisa dirasakan oleh banyak orang, tidak hanya di Indonesia saja, tetapi juga bagi masyarakat dunia.

Dalam perkembangannya, dari teknologi yang sangat sederhana, google kini telah memiliki big data.

Perjalanan Google Berdayakan Big Data

Ketika awal mula terbentuk, google memiliki sebuah teknologi yang disebut sebagai “pagerank”.

Teknologi ini membuat google sangat berbeda dengan search engine yang lainnya.

Bukan hanya itu saja, bahkan google telah mampu mengelola, memanfaatkan, dan memberdayakan pertumbuhan data dalam jumlah besar di era informasi seperti saat ini.

Hal tersebut bisa terjadi, sebab google dibekali dengan teknologi yang disebut sebagai crawler.

Dengan adanya crawler ini, membuat google dapat men-download seluruh webpage yang ada di internet dan secara continue mengikuti pembaharuan pada jutaan webpage tersebut.

Apa hanya itu saja?

Tentu tidak.

Google masih memiliki teknologi yang lainnya.

Salah satu contohnya adalah Google File System (GFS).

GFS merupakan teknologi penyimpanan data yang menyimpan data secara terdistribusi dalam banyak komputer.

Bahkan kapasitasnya bisa diperbesar lagi hanya dengan menambah jumlah komputer.

Selain teknologi penyimpanan data, google juga memiliki teknologi pengolahan data.

Fungsinya adalah mengolah data yang ada pada Google File System secara lebih cepat, tepat, dan juga akurat.

Tentu saja, jauh lebih baik daripada cara yang konvensional.

Tak berhenti sampai di situ saja, Google juga memiliki sistem database yang disebut Bigtable.

Sistem database ini bisa menyajikan data berukuran raksasa dan hal seperti ini tidak mungkin rasanya dilakukan oleh sistem yang masih sangat konvensional.

Cari data apapun sangat mudah ditemukan di google.

Data-data tersebut telah terkumpul pada suatu sistem sehingga kita bisa lebih mudah mencarinya apabila suatu saat memang membutuhkannya.

Google adalah rajanya big data.

Demikian pembahasan mengenai google adalah rajanya big data.

Semoga bermanfaat dan mari manfaatkan teknologi yang menguntungkan ini untuk hal hal positif, misal memajukan usaha yang sedang kita jalankan.

 

Editor : hokilapak303

By Android

Kumpulan Artikel Aplikasi dan Smartphone Android yang wajib anda ketahui.